Halaman Depan

Showing posts with label cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita. Show all posts

Thursday, July 20, 2017

Kisah Cinta Salman Al Farisi

Sebuah kisah sahabat yang sempat saya dengar saat kultum taraweh Ramadhan kemarin. Agak sulit untuk menceritakannya kembali. Maka saya ambil saja cerita dari internet agar esensi nya tidak berubah.
Sebuah kisah cinta menarik tercatat dalam sejarah hidup seorang shahabat Rasulullah, Salman Al-Farisi. Ia merupakan seorang mantan budak dari Isfahan Persia. Kisah cinta Salman terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat Rasulullah.

Pada suatu waktu, Salman berkeinginan untuk menggenapkan dien dengan menikah. Selama ini, ia juga diam-diam menyukai seorang wanita salehah dari kalangan Anshar. Namun ia tak berani melamarnya. Sebagai seorang imigran, ia merasa asing dengan tempat tinggalnya, Madinah.

Bagaimana adat melamar wanita di kalangan masyarakat Madinah? Bagaimana tradisi Anshar saat mengkhitbah wanita? Demikian yang dipikirkan Salman. Ia tak tahu menahu mengenai budaya Arab. Tentu saja tak bisa sembarangan tiba-tiba datang mengkhitbah wanita tanpa persiapan matang.

Tuesday, August 30, 2016

Fiksi


Menulis fiksi. Sesuatu yang benar-benar jauh dari zona saya. Tugas-tugas membuat cerpen atau semacamnya pada masa sekolah lebih banyak saya selesaikan dengan memodifikasi kisah nyata yang saya alami maupun memodifikasi cerita yang pernah saya baca sebelumnya.
Nah, kali ini saya dapat tantangan untuk menulis cerita fiksi dari temen. Boleh berupa trailer aja, full, bersambung, bebas. Cuma pengen lihat gaya tulisan saya kalo nulis fiksi katanya. Maka dari itu saya tulis oneshot ini. Belum ada judulnya. Barangkali ada yang mau memberi rekomendasi judul, sangat dipersilakan.

Random image dari google . Saya bahkan blum pernah denger lagu-lagu nya.

Wednesday, September 17, 2014

Jar of Greed


Sebuah cerita sederhana tentang keserakahan. Saya dapat dari kultum pas ramadhan kemarin. Meskipun dah lama banget, ada bagusnya di share. Judul postingannya emang agak gak nyambung, ngambil dari kartu yugi jar of greed. Peduli amat.

tarik 1 kartu dari dek 

Pada zaman Nabi Isa, ada 3 orang yang menemukan emas ± 1kg. Sebut saja mereka Apem, Bakwan, dan Cendol.  Tentunya mereka senang bukan kepalang. Bayangkan saja 1kg emas, kalo zaman sekarang mungkin Rp 492.000.000,00 (dengan asumsi harga emas  Rp 492.000,00 per gram nya per 19 agustus 2014). Bisa dipake buat naik haji bolak-balik beberapa kali. 

Nah namanya juga manusia yang terkadang dihinggapi sifat serakah. Mereka ingin mendapatkan lebih banyak dari yang bisa mereka dapatkan. Apem dan Bakwan pun menyuruh Cendol untuk  membelikan roti untuk mereka bertiga. Cendol pun mau-mau aja disuruh. Mumpung Cendol sedang pergi, mereka berencana untuk menyergap cendol dan membunuhnya saat dia datang. Dengan demikian, emas yang  1kg tersebut cukup dibagi 2 saja. Rp 246.000.000,00 per orang. Lumayan banget kan.

Akhirnya mereka menjalankan rencana mereka tersebut. Saat Cendol datang, mereka langsung melakukan serangan dadakan dan membunuh Cendol. Rencana mereka sukses. Mereka pun merayakannya dengan makan roti yang dibawa Cendol. Tanpa mereka ketahui, sebenarnya Cendol pun berencana membunuh mereka dengan meracuni roti yang dia beli, dengan demikian 1kg emas bisa ia miliki sendiri. Roti telah dimakan, Apem dan Bakwan pun menyusul Cendol. Pada akhirnya, mereka mati karena keserakahan mereka sendiri tanpa berhasil menikmati emas temuan mereka tersebut.

Sunday, September 7, 2014

Kera dan Angin



Sebuah anekdot yang saya dapat dari sambutan halal bi halal di kampung. Sayang kalo gak di share.



Di sebuah hutan, hiduplah seekor kera. Dia banyak menghabiskan waktunya di atas pohon. Datang angin topan yang coba menjatuhkannya dari atas pohon. Namun dengan cekatan kera berpegangan kuat pada batang dan dahan sehingga dia tetap bisa bertahan di atas pohon. Selanjutnya, datanglah angin puting beliung yang mencoba menjatuhkan kera dari atas pohon. Lagi-lagi kera gagal dijatuhkan. Akhirnya giliran angin sepoi-sepoi yang mencoba menjatuhkan kera. Tiupan angin sepoi-sepoi yang nyaman membuat kera santai dan tidur. Saat tidur itu lah, kera pun jatuh dari atas pohon.


Ilustrasi, biar ada gambarnya
Cerita tersebut merupakan analogi kehidupan manusia. Kita diingatkan seringkali kita menerima ujian/cobaan berupa sesuatu hal yang berat, misalnya kehilangan sebagian harta, sakit, dan semacamnya tapi kita bisa  dan siap menghadapinya. Akan tetapi kita justru sering terlena dan dikalahkan oleh ujian yang berupa nikmat.