Halaman Depan

Showing posts with label tugas. Show all posts
Showing posts with label tugas. Show all posts

Monday, September 14, 2015

Kicau


Sebenarnya tulisan ini cuma ngikut-ngikut tugas Bahasa Indonesia nya adik tentang wawancara ke pemilik hewan peliharaan. Diubah-ubah dikit dan jadilah seperti ini. Nah kebetulan beberapa bulan lalu bapak diberi 2 ekor kenari oleh teman nya. Lumayan buat rame-ramein rumah.
Jadi keinget lagu TK:

sepasang kenari yang baru kubeli 


kukurung di dalam sangkar indah sekali 

riang gembira berbunyi tak berhenti 

tri-li-li li-li-li li-li-li


Written by : SM Mochtar





Nama depan : Wortel

Nama belakang: Nciit

Spesies:  Serinus canaria (kenari)

Makanan: Biji-bijian, sawi putih


Diberi nama wortel karena warnanya yang oranye. Di antara yang lain, wortel yang paling rajin berkicau. Agak penakut. Pas lagi sendirian (gak bareng 2 kenari lain) biasanya langsung berisik. Kebiasaan makan nya agak buruk. Gak bisa rapi. Akibatnya biji-bijian paling banyak ditemukan di bawah sangkar wortel. Yah namanya juga burung.

Wednesday, March 26, 2014

Mungkin Menyenangkan jika Saya Bisa Memasak, atau Mungkin...


Mungkin beberapa orang berpikir, pekerjaan di dapur itu pekerjaan yang identik dengan wanita. Jika kita lihat dari realita yang ada saat ini, memang hal tersebut tidak relevan. Di rumah makan atau warung burjo lah sederhana nya, kita justru lebih sering melihat para lelaki yang berada di hadapan kompor dan asyik dengan penggorengan. Di acara memasak dan chef hotel berbintang, para lelaki juga cukup banyak mendominasi.

Lantas, bagaimana dengan para wanita? Entahlah. Pasti masih banyak yang bisa masak meski hanya menu tertentu, ada yang expert, dan mungkin ada juga yang sama sekali gak bisa masak. Tapi yang jelas, wanita yang pandai masak punya poin plus sih. Bukankah menyenangkan jika masakannya menjadi masakan favorit untuk anak dan suami? Menambah hawa keluarga yang harmonis, sakinah mawaddah warahmah. Terlalu lama melebar, saya akan mulai menceritakan pengalaman saya dengan dapur selama ini. 

...
Saya orang yang mudah tertarik terhadap sesuatu, salah satunya memasak. Memasak itu menarik. Bereksperimen, mencoba meracik menggabungkan berbagai material dengan kadar dan metode tertentu, dan Bufff!! Ada kemungkinan berhasil dan gagal tergantung tangan yang mengerjakan. Kalo berhasil, senyum lebar dan Alhamdulillah. Kalo gagal.. Speechless.

Kelas XII SMA, biologi entah bab apa nyambung ke fermentasi. Saat itu tugas bikin tape (individu), sukses. Dan tugas lainnya bikin donat (berkelompok). Dianjurkan untuk dikreasikan dengan bahan lain, misal waloh, ketela, kentang, atau semacamnya. Nah, untuk sesi coba-coba di rumah, saya coba pakai jagung manis. Jagung saya dihaluskan untuk mengganti sebagian tepung, dibikin adonan, dan hasilnya.. GAGAL. Dalam kasus ini saya kesulitan dalam menakar bahan secara akurat, dan juga nguleni adonan itu susah. Saya coba 2 kali kayaknya dan gagal semua. Akhirnya, saat bikin donat kelompok di rumah temen, kita gak pakai bahan tambah apapun. Hanya seperti donat biasa, dan parahnya agak bantat. Dikumpulkan ke guru dengan apa adanya. Search aja di google 'donat gagal', hasilnya mirip-mirip kayak gitu lah.



Bukan seperti ini 


Pernah juga iseng pengen bikin bakpao. Kayaknya sih pengembangnya kurang sehingga saat sudah jadi, lumayan mantep buat nimpukin maling. Keras bagai nokia 3310. Bikin cake, gosong sehingga bagian luarnya harus dikupas. Bikin pancake dengan resep search internet, gagal juga. Memang saya gak beruntung dalam hal bikin-bikin roti kue kayak gini. Pernah sih agak sukses sekali. Roti goreng isi dengan lapisan tepung panir di bagian terluar. Sayang proporsi isi dengan rotinya gak imbang.



hanya ilustrasi 

Wednesday, March 5, 2014

2500 Kata Perusak Liburan


Akhir tahun lalu, ada sedikit masa libur entah dalam rangka apa saya lupa. Mungkin sih minggu tenang sebelum ujian. Tujuan dasar dari sebuah liburan adalah untuk menghilangkan penat dan kejenuhan dalam pikiran. Akan tetapi, saat di dalam liburan terdapat tanggungan tugas essay 2500 kata sebagai salah satu nilai akhir, liburan malah jadi gak santai. Kayak dikejar-kejar. Essay mata kuliah kewarganegaraan tersebut iseng-iseng saya post di sini. Sebenarnya niatan dah agak lama, tapi nunggu nilai keluar dulu biar gak dikira hasil plagiat. Bahasan yang agak membosankan, gak ada gambar, dan asal susun kalimat. Barangkali manjur buat yang susah tidur. 


Demokrasi dan Internet


            Demokrasi merupakan kata serapan dari bahasa yunani yang terdiri dari 2 kata, yakni demos dan kratos atau cratein. Demos berarti rakyat, sedangkan kratos atau cratein diartikan sebagai pemerintahan. Sehingga, secara etimologi demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan oleh rakyat atau lebih lengkapnya pemerintahan yang berasal dari rakyat, dijalankan oleh rakyat, dan ditujukan untuk rakyat. Sedangkan secara istilah, demokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan di mana kedaulatan serta kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Semua warga negara memiliki hak yang sama dalam mengambil keputusan politik untuk menentukan nasib mereka dan berpartisipasi langsung maupun melalui perwakilan dalam pemerintahan. Partisipasi tersebut dapat berupa perumusan, pembuatan, dan perancangan hukum, ataupun pemberian suara dalam pemilihan umum. 

Banyak pihak yang berpendapat bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang paling unggul jika dibandingkan dengan sistem pemerintahan lainnya, sehingga mayoritas negara di dunia memilih untuk menggunakan sistem pemerintahan tersebut, tidak terkecuali Indonesia. Kelebihan sistem demokrasi yang menyebabkan demokrasi lebih unggul dibanding sistem pemerintahan lainnya diantaranya: tumbuhnya rasa memiliki terhadap negara pada diri warga negara akibat partisipasi mereka, demokrasi mencegah adanya monopoli kekuasaan, serta memungkinkan adanya pemindahan kekuasaan melalui pemilihan umum. Namun, di balik itu tentunya demokrasi memiliki beberapa kekurangan di antaranya: masyarakat bisa salah dalam memilih dikarenakan isu-isu politik yang kadang dimunculkan pihak oposisi, serta fokus pemerintah akan berkurang ketika mendekati pemilu periode berikutnya.