Halaman Depan

Monday, March 22, 2021

Mungkin Review: Xiaomi Gaming Mouse

Setelah hampir 2 tahun menggunakan mouse a4tech x7 f6, saya mulai merasa keakuratan geraknya agak menurun, serta cukup sering terjadi accidental double click akhirnya f6 pun dipensiunkan. Sekarang mouse tersebut dipakai adik dan katanya sih normal-normal saja.
Mencari berbagai macam mouse pengganti di marketplace online, semula saya ingin membeli Corsair m65 yang terlihat memiliki cukup banyak fitur dan desain nya yang cukup menarik. Tombol tambahan yang digunakan untuk mempertahankan dps rendah saat aim pada game-game FPS, serta pemberat yang bisa bongkar pasang untuk mengatur berat asli mouse. Akan tetapi setelah mengecek harga nya di marketplace online, saya jadi agak ragu untuk membelinya.
Saat mencari di toko-toko offline, ujung-ujungnya ketemu sama F6 juga. Meskipun F6 sendiri merupakan mouse yang cukup nyaman, tapi saya pengen juga mencoba mouse lain. Sementara mouse lain hanya ada logitech G102 yang tidak terlalu menarik. Mouse gaming lain yang saya tidak ingat juga.

Setelah berkeliling di marketplace online lagi, akhirnya saya putuskan untuk membeli mouse gaming dari xiaomi. 
Kayaknya dulu saya belinya agak lebih mahal sih

Friday, February 19, 2021

Mungkin Review: LG G6 Transparent Edition

Memang tidak ada sih LG G6 Transparent edition, hanya saja LG G6 yang saya pakai harus berganti cover camera karena pecah. Sekalian saja saya transparansikan.


Beberapa varian warna LG G6 (sumber: pinterest)
Daya Tarik

Dulu saya membeli handphone ini sebagai pengganti Honor 9 lite saya yang screen nya retak dan akhirnya dibeli teman. Beberapa hal yang membuat saya tertarik pada LG G6 diantaranya:
  • Desainnya yang terlihat full pada jamannya, dengan layar rasio 18:9 dan tanpa ada tombol fisik maupun capacitive di bagian depan. 
  • Resolusi layar yang sudah 2K dengan dukungan Dolby Vision, serta hifi Quad DAC untuk earphone berkabel.
  • Sertifikasi IP68 dan MIL-STD-810G yang memberi kesan LG G6 ini merupakan handphone yang tangguh di segala kondisi. Walaupun sebenarnya gak segitunya juga. 
  • Karena handphone ini pernah jadi flagship, tentu memiliki performa yang dapat diandalkan. 
  • Memiliki camera ultra wide yang jarang dimiliki handphone lain pada saat itu. 
  • Merk LG yang memiliki history brand yang cukup meyakinkan. 
  • Harga barunya yang cukup jauh dibandingkan harga launchingnya saat itu.
Spesifikasi

Sebagai gambaran awal, saya copaskan dulu spek nya dari GSMArena:

BODY 
148.9 x 71.9 x 7.9 mm Weight 163 g 
Build Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame
Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
MIL-STD-810G compliant*
*does not guarantee ruggedness or use in extreme conditions

Wednesday, July 22, 2020

Mungkin Review: 2 Tahun Lebih Bersama Oneplus 5



Sudah 2 tahun lebih sejak menjadikan Oneplus 5 sebagai daily driver. Saat itu saya belum tahu istilah hape black market maupun non resmi. Memang semula agak asing sih, tapi berhubung Oneplus 5 lah pemuncak Antutu saat itu dengan harga yang lebih terjangkau juga daripada kompetitor nya (Mi 6 lebih murah sih, tapi RAM nya lebih kecil) akhirnya saya beli lah Oneplus 5 varian warna slate gray RAM 8GB Internal 128 GB biar gak nanggung. 

Spesifikasi

Berikut spek singkatnya copas dari GSMArena:
BODY 154.2 x 74.1 x 7.3 mm 
Weight 153 g (5.40 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), aluminum back, aluminum frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

DISPLAY
Optic AMOLED 16M colors
5.5 inches (~73.0% screen-to-body ratio)
1080 x 1920 pixels, 16:9 ratio (~401 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5

OS
Android 7.1.1 (Nougat), upgradable to Android 10, OxygenOS 10.0.0
Chipset Snapdragon 835 (10 nm)
CPU Octa-core (4x2.45 GHz Kryo & 4x1.9 GHz Kryo)
GPU Adreno 540

MEMORY Card slot No
Internal 128GB 8GB RAM

MAIN CAMERA (DUAL)
16 MP, f/1.7, 24mm (wide), 1/2.8", 1.12µm, PDAF
20 MP, f/2.6, 36mm (standard), 1/2.8", 1.0µm, 1.6x optical zoom, AF
Video 4K@30fps, 1080p@30/60fps, 720p@30/120/480fps, Auto HDR

BATTERY
Non-removable Li-Po 3300 mAh
Charging Fast charging 20W
Dash Charge

Build Quality dan Desain

Dari segi desain, frame yang terbuat dari alumunium dengan lekukan memberi kesan tipis. Terasa sangat nyaman dan pas di tangan. Back cover yang terbuat dari metal juga memberi kesan yang kokoh dan cukup mewah, meskipun licin dan agak fingerprint magnet. Beratnya yang tidak mencapai 160 gram, cukup ringan apalagi jika dibandingkan hp 2 tahun belakangan. Kombinasi bobot ringan, dimensi yang tipis, material full metal yang kokoh, dan look yang mewah, membuat betah untuk dipegang berlama-lama.


Karena masih menggunakan rasio 16:9, dagu dan bagian atas nya masih sangat tebal. Di samping earpiece, terdapat camera depan serta LED notifikasi yang bisa disetting warnanya. Bagian dagu diisi fingerprints scanner yang sangat ngebut sekaligus tombol home capacitive. Terdapat pula alert slider untuk mengatur profil suara pada sebelah kiri yang sampai saat ini masih sangat jarang ditemui di ponsel android.

Thursday, July 20, 2017

Kisah Cinta Salman Al Farisi

Sebuah kisah sahabat yang sempat saya dengar saat kultum taraweh Ramadhan kemarin. Agak sulit untuk menceritakannya kembali. Maka saya ambil saja cerita dari internet agar esensi nya tidak berubah.
Sebuah kisah cinta menarik tercatat dalam sejarah hidup seorang shahabat Rasulullah, Salman Al-Farisi. Ia merupakan seorang mantan budak dari Isfahan Persia. Kisah cinta Salman terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat Rasulullah.

Pada suatu waktu, Salman berkeinginan untuk menggenapkan dien dengan menikah. Selama ini, ia juga diam-diam menyukai seorang wanita salehah dari kalangan Anshar. Namun ia tak berani melamarnya. Sebagai seorang imigran, ia merasa asing dengan tempat tinggalnya, Madinah.

Bagaimana adat melamar wanita di kalangan masyarakat Madinah? Bagaimana tradisi Anshar saat mengkhitbah wanita? Demikian yang dipikirkan Salman. Ia tak tahu menahu mengenai budaya Arab. Tentu saja tak bisa sembarangan tiba-tiba datang mengkhitbah wanita tanpa persiapan matang.

Wednesday, April 26, 2017

Waktu Isya

Suatu malam di Jakarta,  April 2017

a: Sholat Isya dulu yok.
b: Ayok!!
c: Halah, nanti aja kalo dah pulang.  Isya kan waktunya panjang.

Akhirnya mereka pun mengurungkan niat untuk sholat isya dan tetap melanjutkan  aktivitas semula.

Kalo dipikir, iya sih memang isya waktunya panjang.  Tapi siapa yang bisa jamin kalau sisa umur kita masih lebih panjang dibanding sisa waktu Isya?

Wednesday, February 1, 2017

Hanya Ingin Update

Ingin update, tapi bingung mau diisi pake apaan. Akhirnya hanya upload gambar ini. Game yang banyak menyita waktu saya di awal kuliah, Seal Online. Saya dan adik2, berlima 1 Id. Dulu lihat  game dengan grafis macam itu aja saya dah seneng banget. Maklum, biasanya hanya kuat main minigame. Beda banget sama sekarang yang grafis nya makin mirip aja sama orang asli.
Ok mungkin pernah saya sampaikan sebelumya, ngegame sih boleh asal jangan berlebihan. Ingat pula tanggung jawab yang Anda miliki di real life. Bukan hanya game sih.  Karena pada umumnya, hal-hal yang berlebihan itu tidak baik.

Amfoter Family
Update:

Seal nongol di Mobile wah. Jika gamenya masih mirip seperti yang di PC, sepertinya bakalan jadi game yang cukup menyiksa handheld. Agak penasaran juga sih.

Seal Mobile, pra registrasi